Posts

Surat Kecil Untuk Si Bocah

Hallo bocah!!! Apa kabarmu hari ini? Sudah makan belum? Makanlah dulu bocah, jangan kau mau makan hanya ketika disuruh-suruh orang tuamu saja, toh kau meminta uang jajan bisa tanpa disuruh-suruh juga kan? Hei bocah! Bagaimana agendamu sore ini sepulang mengaji? Main bola lagi, bocah? Mainlah bocah, main dengan bahagia selagi masih ada lapangan dekat rumah dan teman-temanmu masih bersama-sama, juga tanpa perlu ribet berhitung  patungan sewa lapangan. Tapi pulanglah sebelum adzan maghrib! Adzan bukan peluit panjang akhir permainan sepakbola, itu panggilan untuk kau "berkomunikasi" dengan Tuhanmu. Sudah shalat asharnya terburu-buru karena ditunggu teman-teman, maghribnya masih mau datang telat juga! Itu tidak boleh bocah!!! Hei bocah, sepulang mengaji pulang dulu ke rumah! Ganti bajumu di rumah jangan di lapangan atau jangan menyuruh temanmu untuk membawakan bajumu pulang ke rumah dan kau malah bermain dengan gembiranya, jangan begitu, dia juga mau ikutan main bocah!  H...

"Kalau hanya menunggu yang cuma menunggu tak melakukan apa-apa angkot juga menunggu.."

" Ngetem "   Menunggu bagi kebanyakan orang adalah suatu hal yang sangatlah menyebalkan apalagi menunggu tanpa adanya kejelasan atau kepastian, jangankan tanpa adanya kejelasan atau kepastian, yang sudah jelas dan pasti saja kadang masih juga menyebalkan ketika hanya menunggu tanpa bisa berupaya apa-apa. Nunggu aja gitu sambil mangap-mangap, sambil sesekali diselingi mingkem kalau sudah mulai terasa keram. Bukankah itu suatu hal yang menyebalkan ? Lagi mangap-mangap lalu keram dan gak bisa mingkem, coba bayangkan betapa sebalnya ketika ada diposisi semacam itu. Sejak kecil sebenarnya kita sudah terbiasa menunggu. Menunggu untuk masuk Taman kanak-kanak, setelah masuk taman kanak-kanak kita menunggu untuk masuk Sekolah dasar, kemudian SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan seterusnya. Kadang kita lupa sedang menunggu, karena menunggu yang dilakukan sembari melakukan hal lain terasa bukan seperti menunggu, padahal esensinya sama, ya sama-sama menghabiskan waktu untuk melakukan ...

"ketika sudah berbicara soal rasa dan selera tak perlu lagi ada yang namanya kriteria" -mas.dil

Image
Hidangan Vespa Dewasa ini kegiatan mencuci kendaraan merupakan salah satu rutinitas yang tidak selalu dikerjakan pada waktu hari libur saja, apalagi jika sang pemilik menggunakannya sebagai penunjang dalam beraktivitas sehari-hari. Kalau sudah kepalang malas untuk basah-basahan, jasa cuci steam dengan siap sedia mencuci kendaraan kita dan menukarkannya dengan 1 lembar 10.000 Rupiah untuk motor dan 1 lembar 50.000 Rupiah untuk mobil. Sore itu saya sedang bertamu ke rumah sahabat saya yang ketika saya datang sedang mencuci motor tercintanya, gimana gak tercinta lha wong dia nyucinya sambil menimang-nimang dan bersenandung layaknya seorang ayah yang memandikan anaknya. Karena kedatangan saya yang berbenturan dengan agenda sakralnya itu, jadi saya cukup tahu diri untuk membiarkan dia menyelesaikan ritualnya hingga khatam , sementara dia asik dengan cuciannya itu, saya memilih duduk ganteng dan menyimak dia beritual sampai kelar sambil sesekali dimintai tolong untuk buka-tutup k...

"Antre itu ke belakang, bukan ke samping, Bung !!!"

Image
URAKAN !!! Kurang lebih sudah 20 tahun saya tumbuh dan menjalani hari-hari di sebuah desa yang mengaku kota, di Provinsi baru yang melepaskan diri dari Provinsi Jawa Barat diawal millenium baru, ya tahun 2 0 0 0an ketika itu Banten resmi menjadi Provinsi yang mandiri dan berpisah dengan Jawa Barat yang sudah lama jalan bareng   jadian kagak dengannya. Berdasar pada ketetapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2 0 0 0 Banten mengukuhkan dirinya sebagai Provinsi baru di Negara ini dan menunjuk Kota Serang sebagai Ibukota dan pusat pemerintahannya. Bukan Kota Serang yang ingin saya bahas disini, sedikit bergerser ke arah timur Kota Serang, tempat dimana kira-kira 2 0 tahun ini saya menjalani rutinitas, letaknya di Kabupaten Serang, di Kabupaten yang menurut wikipedia memiliki luas wilayah  1.467,39 km2 dan kepadatan penduduk   1.070,73 jiwa/km2 . Kira-kira itulah profil umum Kabupaten Serang, untuk lebih jelasnya silakan kesini  saja ya  Di Provinsi ini (sa...